Skip to Content

Tidak baik bila mandi bersama sikecil

Tidak baik bila mandi bersama sikecil

Be First!
by Oktober 20, 2017 Artikel, Berita

Yoncare.com | Sering, kan, orang tua, khususnya ibu, mandi bersama anak? Sebaiknya jangan dibiasakan, deh, karena bisa memancing si kecil berrperilaku “genit” dan melakukan “masturbasi”.

Menurut Dra. Dewi Mariana Thaib, umumnya mandi bersama anak dilakukan lebih karena pertimbangan praktis saja. Misal, ibu yang harus bergegas ke kantor bisa lekas selesai bersiap diri sekaligus memandikan anak tanpa terlalu banyak buang waktu. Hingga, usai mandi, ia bisa langsung berdandan sementara anak cukup diserahkan ke pengasuh. Atau, boleh jadi si ibu enggan kotor atau basah lagi ketika harus memandikan anaknya secara terpisah.

Sebagian lagi memang sudah terbiasa mandi bareng. Dengan alasan demi kebersamaan keluarga, misal, hingga bila tak mandi bersama-sama, anak bakal mogok mandi. “Nah, ketimbang si kecil tak mau mandi, orang tua pun mengalah dengan meneruskan kebiasaan mandi bersama ini,” ujar psikolog dari Klinik Medika Bayuadji, Jakarta, ini.

Ada pula yang menerapkan mandi bersama lantaran khawatir anaknya kelak bingung dan menyimpan banyak tanya mengenai tubuhnya tanpa mendapat jawaban yang benar. Nah, mandi bersama dianggap lebih pas untuk memberikan pendidikan seks pada anak ketimbang harus menerangkannya pakai gambar-gambar. Apalagi, tak mudah mendapatkan gambar-gambar sederhana yang mudah dipahami anak, terutama yang berkaitan dengan organ kelamin.

PERHATIKAN USIA

Tentu sah-sah saja kita mandi bersama si kecil, apa pun alasan dan tujuannya. Namun, Dewi mengingatkan agar kita juga memperhatikan usia anak. “Jika usianya masih 1-2 tahun, mungkin relatif aman karena ia belum lancar berbicara dan sosialisasinya pun belum meluas. Hingga, tipis kemungkinan ia akan menyebarluaskan kepada orang-orang luar tentang apa yang dilihatnya saat mandi bersama.”

Namun bila usianya menjelang 3 tahun, “biasanya anak sudah mulai lancar berbicara dan ia pun mulai banyak bergaul, hingga bisa saja ia menyebarluaskan ‘pengetahuan’nya itu kepada teman-teman di lingkungan sosialisasinya.” Terlebih, apa yang dilihatnya selama mandi bersama merupakan sesuatu yang istimewa atau setidaknya berbeda dengan apa yang umumnya dilihat anak-anak. Disamping, ia pun ingin mendapat tanggapan dari teman-temannya hingga ia akan merasa bangga menjadi sosok yang lebih tahu dibanding teman-teman sebayanya.
Next

Baca juga  Cara membersihkan AC rumah dengan mudah
Previous
Next

Tinggalkan Balasan