Skip to Content

Kiat praktis agar ibadah haji dan umroh berjalan dengan lancar

Kiat praktis agar ibadah haji dan umroh berjalan dengan lancar

Be First!
by Agustus 27, 2017 Haji dan Umroh

Kiat praktis agar ibadah haji dan umroh berjalan dengan lancar|Umroh dan haji merupakan ibadah yang banyak diidamkan kaum muslimin. Meski demikian, tidak semua orang berkesempatan untuk mengunjungi Tanah Suci. Oleh karena itu, jika Anda berkesempatan untuk melaksanakan umroh dan haji, persiapkanlah sebaik mungkin agar perjalanan ibadah Anda berjalan lancar.

Berikut beberapa kiat praktis agar ibadah umroh dan haji dapat berjalan lancar tanpa kendala:

Persiapan Fisik

Olahraga

Agar ibadah umroh dan haji berjalan lancar diperlukan ketahanan fisik yang bagus. Oleh karena itu, diperlukan persiapan fisik sebelum keberangkatan seperti:

  1. Latihan berjalan atau berlari
  2. Menerapkan pola makan yang sehat
  3. Istirahat yang cukup menjelang keberangkatan ke Tanah Suci agar kondisi tubuh prima saat melaksanakan ibadah umroh dan haji
  4. Jangan lupa membawa obat-obatan yang dibutuhkan

Kiat Praktis saat Pergi ke Masjidil Haram

Saat pergi ke Masjidil Haram, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Jangan membawa barang terlalu banyak agar pemeriksaan oleh petugas tidak berlangsung terlalu lama.
  2. Bawa tas kecil dengan tali panjang yang bisa dikalungkan pada leher.
  3. Lengkapi tas bawaan dengan sajadah tipis, Alquran mini, botol minum, kantong plastik sebagai wadah sandal, kacamata hitam, dan uang secukupnya untuk bersedekah.

Kiat Aman saat Tawaf

Agar aman saat tawaf, perhatikan kiat berikut ini:

  1. Jangan tawaf sendirian.
  2. Jangan terpisah dari rombongan.
  3. Ikuti arus tawaf dan jangan melawan arus atau menyeberang.
  4. Jangan membawa uang dalam jumlah banyak dan simpanlah di tempat yang tersembunyi serta menempel dengan badan.

Kiat Aman Melempar Jumroh

Melempar jumroh merupakan salah satu rukun wajib dalam ibadah haji. Berikut tips agar Anda dapat melempar jumroh dengan aman:

  1. Lakukan lempar jumroh sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh bagian pengurus maktab.
  2. Hindari waktu utama melempar jumroh karena risiko berdesakan dengan jamaah lain yang jumlahnya sangat banyak. Biasanya waktu sore dan malam hari merupakan waktu yang tidak terlalu ramai.
  3. Gunakan sepatu atau sandal yang dilengkapi tali tumit. Padatnya jamaah yang melakukan lempar jumroh dapat menyebabkan kaki terinjak dan sandal berisiko lepas.
  4. Saat berada di terowongan Mina, berjalanlah dengan cepat karena banyaknya jumlah jamaah bisa membuat suasana di dalam terowongan menjadi pengap.
  5. Jangan lupa membawa sebotol air minum agar Anda tidak kehausan.
  6. Saat berangkat maupun pulang dari Tiang Jamarat, jangan memisahkan diri dari kelompok.
Baca juga  Istilah penting haji dan umroh

Kiat agar Tidak Tersesat

Gambaran posisi Masjid Al-Haram dengan mall Abraj Al-Bait

Banyak sekali kejadian jamaah yang tersesat ketika berada di Tanah Suci. Untuk menghindari hal tersebut, berikut beberapa kiat yang bisa Anda coba:

  1. Hindari pergi sendirian, usahakan selalu bepergian dengan kelompok.
  2. Gunakan seragam khas Indonesia agar Anda mudah dikenali.
  3. Bawa selalu peta dan nomor maktab.
  4. Ke mana saja Anda pergi ingat nomor pintu dan nama pintu masuk.
  5. Jika bepergian dengan kelompok atau teman, pastikan lokasi titik kumpul kembali.
  6. Bawa identitas diri ke mana pun Anda pergi. Jangan sekali-kali melepas gelang identitas atau menukarnya dengan jamaah lain.

Kiat Menunda Haid bagi Wanita

Obat

Bagi para wanita sebelum keberangkatan ibadah haji sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter agar dibuatkan resep obat penunda haid.

Saat pergi ke Masjidil Haram, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Jangan membawa barang terlalu banyak agar pemeriksaan oleh petugas tidak berlangsung terlalu lama.
  2. Bawa tas kecil dengan tali panjang yang bisa dikalungkan pada leher.
  3. Lengkapi tas bawaan dengan sajadah tipis, Alquran mini, botol minum, kantong plastik sebagai wadah sandal, kacamata hitam, dan uang secukupnya untuk bersedekah.

Kiat Berbelanja

Pasar Di Kota Madinah
  1. Buat daftar belanja sejak sebelum keberangkatan agar Anda terhindar dari “belanja lapar mata”.
  2. Tukar mata uang di Indonesia karena nilai tukar rupiah ke rial cukup berbeda jika ditukarkan di Arab Saudi.
  3. Cobalah untuk menawar harga barang yang akan Anda beli karena saat musim umroh dan haji harga barang cenderung dinaikkan.
  4. Harga kurma di Mekah lebih murah dibanding Madinah, tetapi sebaliknya harga barang lebih murah di Madinah daripada di Mekah.

Demikian kiat praktis umroh dan haji yang dapat membantu kelancaran Ibadah Anda. Semoga bermanfaat.

Baca juga  Tata cara melempar jumroh sesuai sunah
Previous
Next

Tinggalkan Balasan