Skip to Content

Contoh pertanyaan interview atau wawancara kerja dan jawabanya

Contoh pertanyaan interview atau wawancara kerja dan jawabanya

Be First!
by Agustus 5, 2017 Tips
Yoncare.com|We always care,Wawancara kerja (job interview) merupakan tahapan yang harus dilalui oleh mereka yang sedang mencari pekerjaan atau mendapatkan pekerjaan baru. Tak heran, tahapan ini sering membuat deg-degan atau stres bagi mereka yang akan menghadapinya. Apakah Anda salah satu dari mereka?
Salah satu strategi menghadapi wawancara kerja apa pun adalah mempelajari contoh-contoh pertanyaan wawancara kerja. Dengan mempelajarinya, Anda mendapat gambaran seperti apa pertanyaan saat wawancara kerja dan membuat jawaban yang sesuai dengan pengalaman dan pendidikan Anda.
Untuk membantu Anda melakukan hal tersebut, berikut 30 contoh pertanyaan wawancara kerja dan jawabannya.
A. Pertanyaan tentang data pribadi
Pertanyaan tentang data pribadi biasanya digunakan untuk membuka percakapan dan mencairkan suasana wawancara kerja yang tegang. Meskipun sebagai pertanyaan pembuka dan bersifat umum, Anda tetap harus antusias menjawabnya sehingga pewawancara tertarik kepada Anda.
1. Ceritakan tentang diri Anda?
Kandidat: “Nama saya Faisal Setiawan. Saya alumni Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia. Sekarang ini saya bekerja di PT Maju Mundur sebagai teknisi jaringan. Saya bekerja di perusahaan tersebut sejak Januari 2013.”
2. Mengapa Anda memilih jurusan Ilmu Koputer?
Kandidat: “Saya menyadari bahwa saya menyenangi komputer sejak sekolah dasar. Dengan kuliah di jurusan Ilmu Komputer, saya menambah wawasan dan pengetahuan saya tentang komputer. Selain itu, saya belajar di jurusan tersebut dengan menyenangkan karena topiknya sesuai dengan minat dan kesenangan saya.”
3. Bagaimana cara Anda membayar kuliah Anda?
Kandidat: “Sebagian besar kuliah saya dibiayai orang tua saya. Namun, saya juga berusaha meringankan beban orang tua dengan bekerja sebagai paruh waktu di sebuah percetakan kaos dekat tempat tinggal saya.”
4. Apakah Anda memiliki rencana melanjutkan pendidikan?
Kandidat: “Ya, rencananya 3 tahun mendatang. Hal ini karena saya kuliah D3 sehingga saya ingin meneruskan ke jenjang S1. Dengan kuliah di S1, wawasan dan pengetahuan saya akan meningkat sehingga saya bisa berkarier dengan lebih baik di masa mendatang.”
5. Selain pendidikan formal, apakah Anda memiliki keterampilan lain?
Kandidat: “Ya. Saat kuliah saya mengikuti kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga mengikuti pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilaksanakan himpunan mahasiswa universitas saya, dan mampu mengoperasikan komputer dengan berbagai program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”
6. Apa makna pekerjaan buat Anda?
Kandidat: “Bagi saya, pekerjaan bukan semata-mata mencari uang. Namun, bagaimana saya bisa melakukan yang terbaik sehingga berkontribusi bagi kemajuan perusahaan.”
B. Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan
Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan ditujukan untuk mengetahui tujuan karier Anda, bagaimana cara Anda bekerja, loyalitas Anda, bagaimana Anda menghadapi suatu masalah pekerjaan, dan berapa besar kontribusi yang akan Anda berikan kepada perusahaan.
Dari jawaban yang Anda berikan, pewawancara kerja dapat menilai apakah Anda kandidat terbaik atau bukan untuk posisi yang Anda lamar.
7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
Kandidat: “Kelebihan saya adalah jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan saya adalah suka lupa. Namun, saya berusaha mengatasi kelemahan ini dengan mencatat hal-hal penting terkait pekerjaan di buku saku saya.”
8. Apakah Anda memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja?
Kandidat: “Ya. Saya pikir hubungan saya dengan semua rekan kerja saya berjalan dengan baik. Memang pernah saya memiliki masalah dengan seorang rekan kerja terkait pembagian tanggung jawab, namun kami menyelesaikannya dengan cara berdiskusi bersama sehingga kami memiliki tanggung jawab masing-masing yang jelas.”
9. Apakah Anda lebih senang bekerja sorang diri atau dalam tim?
Kandidat: “Bergantung pada pekerjaan yang harus saya selesaikan. Meskipun saya lebih senang bekerja sendiri, saya dapat bekerja dalam tim.”
10. Jika Anda diharuskan bekerja di dalam tim, posisi apa yang akan Anda pilih?
Kandidat: “Saya lebih suka menjadi seorang konseptor. Dengan begitu, saya bisa merencanakan langkah-langkah yang harus diambil, membuat daftar sumber daya yang diperlukan, mengindentifikasi hambatan, dan membuat ukuran kesuksesan suatu projek.”
11. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?
Kandidat: “Ya. Selama ini bisa mengatasi tekanan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan bisa memberikan hasil yang positif bagi saya karena saya bisa mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.”
12. Bagaimana sikap Anda terhadap kritik yang ditujukan kepada Anda?
Kandidat: “Dalam pemahaman saya, manusia pada umumnya tidak suka dikritik secara sembarangan. Secara pribadi, saya menerima kritik yang ditujukan kepada saya. Jika kritik itu baik dan membangun, saya akan dengan senang hati melaksanakannya demi memperbaiki diri sendiri. Jika sebaliknya, saya akan mengabaikannya.”
13. Menurut Anda, orang seperti apakah yang sulit diajak kerja sama?
Kandidat: “ Menurut saya, orang yang sulit diajak bekerja sama adalah orang yang tidak suka bekerja keras, suka melanggar aturan, banyak mengeluh, tidak memperhatikan kualitas pekerjaan, dan suka menjelek-jelekkan orang lain.”
14. Apabila bawahan Anda melakukan kesalahan, apa yang Anda lakukan?
Kandidat: “Tidak ada orang yang sempurna. Saya akan memeriksa apa yang sebenarnya terjadi, mencari kerusakan akibat kesalahan tersebut, dan mencari penyebabnya. Setelah itu, saya menentukan tindakan perbaikan dan pencegahan agar kesalahan serupa tidak terjadi di kemudian hari. Saya juga akan memberi kesempatan kepada bawahan bersangkutan untuk memperbaiki kinerjanya.”
15. Apa yang akan Anda lakukan bila bawahan Anda mengeluhkan masalah pribadi mereka?
Kandidat: “Saya akan menerima mereka di ruangan saya dan membiarkan mereka menceritakan masalah pribadinya. Jika diminta, saya akan mengajukan beberapa saran untuk masalah tersebut. Dari pengalaman saya, mereka pada umumnya hanya butuh seorang pendengar yang akan mendengarkan masalah mereka tanpa mengadilinya.”
16. Apa yang akan Anda lakukan ketika menghadapai masalah besar dalam pekerjaan?
Kandidat: “Saya akan mencari akar masalah tersebut guna mendapatkan solusi yang tepat. Setelah itu, saya akan menjalankan solusi tersebut dalam rangka perbaikan. Sejalan dengan tindakan perbaikan tersebut, saya juga akan menetapkan tindakan pencegahan gara masalah tersebut tidak terjadi lagi.”
17. Mengapa Anda pindah kerja dari perusahaan sebelumnya?
Kandidat: “Saya ingin pekerjaan yang lebih menantang, dan saya kira perusahaan ini dapat memenuhi keinginan saya tersebut.”
18. Apa halangan tersulit yang Anda temukan pada pekerjaan sebelumnya?
Kandidat: “Halangan tersulit saya di pekerjaan tersebut adalah jam kerja yang tidak teratur. Terkadang saya bekerja di pagi hari dan di malam hari.”
19. Apakah Anda pernah bolos bekerja?
Kandidat: “Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah melakukannya. Jika ada keadaan darurat yang membuat saya tidak bisa masuk kerja, saya langsung memberitahukan hal tersebut kepada atasan saya.”
20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?
Kandidat: “Ya, saya bersedia. Itu tidak masalah bagi saya.”
Dengan mengetahui 30 contoh pertanyaan wawancara kerja dan jawabannya di atas, Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapai wawancara kerja. Jangan ragu untuk mengubah atau memodifikasi jawaban-jawaban di atas agar sesuai dengan pengalaman dan pendidikan Anda. Jika diperlukan, beli juga buku-buku seputar wawancara kerja sehingga persiapan Anda menjadi lebih baik lagi.
Semoga bermanfaat dan salam suskses

Baca Lainya

Baca juga  Tips Cara nyenengin hati istri yang lagi NGAMBEK
Previous
Next

Tinggalkan Balasan